Ollie is a girl with high passion in almost everything. She's a web developer, occasion photographer, fun writer, fashion designer wanna be & kutukutubuku entrepreneur. She's eager to achieve plenty more. To be a great mommy, a cooking master, an editor in chief of marie claire magazine & to be a crazy singer :) Contact her at auliah5 at gmail.com

Affiliates


Bahas game dan hardware terbaru.

Belanja buku online.


Diskusi buku di kutukutubuku bookclubs


Butik online. Sedia Jilbab Permata, Ciput, T-shirt, and many more.


Ollie's Favorite Hosting

My Books

Finding Soulmate For Mei

Look! I'm On Fire

Je M'appelle Lintang

Katakan Cinta

My Photos

Who's Reading

Subscribe

Jumat Kuliner: Dapur Buntut

Diposting oleh salsabeela, 11:33 PM, November 10, 2006.


 
"Probably  the best oxtail resto in town"


Ini bukan gue yang ngomong, bukan juga si Hengki, yang demen banget berpose gila seperti di atas (tapi cocok banget deh buat iklannya Dapur Buntut hihihi), namun quote tersebut diklaim langsung oleh Dapur Buntut yang tadi siang gue kunjungi. 

Ceritanya, anak-anak kantor gue (khususnya bagian gue, CSD) demen pergi bereksperimen untuk makan yang aneh-aneh setiap hari jumat. Kenapa jumat? Karena hari inilah saat istirahat makan siang terpanjang dalam seminggu.

Setelah melewati beberapa tahap coba-coba berbagai macam makanan, maka sayang sekali jika tiap kali makan tidak kita record dalam bentuk catatan, review, or whatever. That's why I blog this. Every friday. Watch your belly... coz this will be very dangerous xixixi !

Perjalanan kuliner pertama yang ter-record dimulai di Dapur Buntut. Dari awal minggu, Ronni udah 'woro-woro' kalo dia pengen banget nyobain Sop Buntut Karamel. Kita yang mendengarnya langsung terpikat dengan nama yang unik itu. Langsung deh pada teriak-teriak pengen pergi. Well, I'm definitely in!  

Pas hari H, kita rombongan dua mobil jalan ke Dapur Buntut yang terletak di arah Kampung Melayu. Sampe sana, ngeliat lokasi, kesan pertama... tempatnya clean but nothing special...

 

Begitu masuk kita dihadapkan ke ruangan yang tidak begitu besar namun cukup comfortable. Warna dindingnya hijau ceria. Rombongan kami mengambil tempat duduk masing-masing dan mulai memesan.
 
 
Gue memesan the famous Sop Buntut Karamel, sedangkan Ronni yang awalnya begitu semangat ngomongin Sop Buntut Karamel, malah mesan Iga Panggang

Waktu berlalu begitu menyiksa karena sudah laper. Anak-anak mulai sibuk dengan berbagai aktifitas. Dhani dan gue motret sana sini (sekalian ngejajal lensa baru Dhani), Yani mulai makan kerupuk, sedangkan Hengki sibuk menikmati  pajangan hasil publikasi Dapur Buntut di media massa.
 


Setelah penantian yang sepertinya tak berujung (karna dari berangkat juga dah laper berat), akhirnya sop buntut itu keluar juga dari dapur. Aromanya yang sedari tadi udah nyiksa akhirnya bisa keliatan wujudnya sekarang.

Langsung deh gue serbu Sop Buntut Karamel yang sudah gue penasaran-in selama seminggu. Gigitan pertama... enak. Gigitan kedua... ENAAKK. Gigitan ketiga... Ronni nambah nasi...

Jadi setelah gue tanya-tanya sama mbak yang di dapur (ini Mbak Irma bukan ya? Itu loh... yang punya resto...) , katanya rahasia dari Sop Buntut Karamel ini adalah penggunaan karamel sebagai sausnya. Eh, kalo itu sih emang obvious ya hehehe Maksud gue, karamel yang manis itu (kayak gula cair) dicampur lada hitam dengan cerdik. Hasilnya?  Manis-manis pedas gitu deh. Yummm...

Kalo menurut Ronni, iga panggangnya kurang 'nempel' bumbunya, so, rada kurang. (Tapi nambah kan, Ron...)

Soal harga, relatif masuk akal sih. Gue makan Sop Buntut Karamel + Nasi dan Ice Lemon Tea, totalnya abis Rp 29.500,00. Yang lain juga kira-kira segitu.

So, the final result adalah Not bad. Dan dari hasil voting, mendapat rate 2,5 bintang dari maksimal 4 bintang. (Meskipun maksimal 4 bintang, ternyata Sop Buntutnya Hotel Borobudur mendapatkan 6 bintang dari Angel hehehe and everyone's agree!)

Well, well... are you coming this friday?  

5 Comments

Login to your account to post comment

You are not logged into your Tabulas account. Please click here to login.

Post comment as a guest

Your name:

Your email: (will not be posted publicly)

Your website:



Joe (guest)

Comment posted on December 11th, 2006 at 12:15 PM
Wah, udah pernah nyobain sop buntut di Jl. Menteng Kecil, Yang deket mesjid Cut Mutia..belum? Itu lebih enak dari sup buntut borobudur. Hmm...mungkin bintang 6 berlian kali yah...hehe

papadoh (guest)

Comment posted on December 10th, 2006 at 05:44 PM
yuuuum, enak mana ya kira-kira ama sup buntut mama-ku?

Tria (guest)

Comment posted on November 25th, 2006 at 02:00 AM
huaa...ngiler, sup buntut karamel...gimana rasanya? Pnasaran!! I luv caramel...yummy!!

arnov (guest)

Comment posted on November 17th, 2006 at 01:46 AM
Mau dong di ajak. Boleh ah sekali2 nyobain ke sana, kayaknya nyokap bakalan suka nih.
Tapi kok quotenya terasa kurang pede ya, "Probably the best oxtail resto in town"... kenapa harus pake probably yah...?? mungkin ada yang lebih enak kali ya? heheh

ShOFa (guest)

Comment posted on November 14th, 2006 at 05:32 PM
uhhh..
aq mw bgt..
lg laper *hikz*

Site powered by Tabulas.